Pkpgsdunsc409's Blog

Januari 9, 2010

Uji Kompetensi Dasar 4

Filed under: 1 — pkpgsdunsc409 @ 12:07 pm

Melalui tugas membuat artikel tentang komputer dan internet dalam dunia pendidikan khususnya SD di Indonesia. Dikirim melalui email ke yudianto.sujana@yahoo.com.

Iklan

Uji Kompetensi Dasar 3

Filed under: 1 — pkpgsdunsc409 @ 12:05 pm

Dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2009 dengan materi Microsoft Excel.

Uji Kompetensi Dasar 2

Filed under: 1 — pkpgsdunsc409 @ 12:03 pm

Dilaksanakan pada tanggal 05 November 2009 dengan materi Microsoft Word.

UJI Kompetensi Dasar 1

Filed under: 1 — pkpgsdunsc409 @ 12:02 pm

Dilaksanakan pada tanggal 08 Oktober 2009 dengan materi Microsoft Windows.

Google

Filed under: 1 — Tag:, , , , , , — pkpgsdunsc409 @ 12:00 pm

Materi Tanggal 05 Januari 2010

GOOGLE

Google merupakan situs yang paling banyak dipakai. Google juga merupakan web yang paling sering dikunjungi atau diakses. Untuk melihat trafik atau peringkat dari berbagai macam situs web yang paling sering dikunjungi, kita dapat melihatnya di alexa.com.

Untuk mendapatkan alamat web yang benar, kita tinggal menambahkan tanda kutip pada awal dan akhir dari sesuatu yang kita cari. Misalnya kita akan mencari tentang burung kenari, maka kita dapat menulis  “burung kenari” pada Google.

Untuk mencari dokumen atau data berdasar filetype, kita tinggal menambahkan jenis filetype yang akan kita cari di belakang kata. Misalnya kita akan mencari tentang tutorial word dalam bentuk pdf, kita dapat menulis “tutorial word”filetype :pdf pada Google. Jangan lupa berilah spasi setelah kata filetype.

Ada beberapa macam filetype yang telah kita kenal. Di antaranya adalah:

  • doc
  • xls
  • mp3
  • flv
  • mov
  • mp4
  • 3gp

Google merupakan search engine. Ada beberapa tips untuk menggunakan search engine, yaitu:

  1. Gunakanlah search engine lebih dari satu. Hal ini dilakukan agar kita mempunyai bahan dari search engine lain untuk dijadikan suatu perbandingan. Misalnya, selain kita menggunakan Google, kita juga dapat juga menggunakan Yahoo, Altavista, maupun MSN.
  2. Pilihan kata kunci yang dimasukkan bisa bersifat umum ataupun khusus.
  3. Pelajari bentuk penulisan kata kunci sehingga data yang diperoleh susuai dengan yang diharapkan.

KATA KUNCI

Ada beberapa kata kunci yang dapat digunakan dalam mencari data di search engine:

  • AND : digunakan untuk mencari info yang mengandung kedua kata yang dicari.
  • OR : digunakan untuk mencari info yang mengandung salah satu dari kedua kata.
  • FRAST : digunakan untuk mencari info yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda (“).
  • NOT : hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tetapi tidak kata yang selanjutnya, dengan menggunakan tanda minus (-).
  • SINONIM (≈) : digunakan untuk mencari kata beserta sinonim-sinonimnya.
  • ASTERIK (*) : karakter pengganti kata.

Pada Google, untuk mencari data atau halaman yang berasal dari Indonesia, pilih “halaman dari Indonesia”. Untuk mencari data dengan rincian yang lebih tepat, pilihlah “penelusuran lanjutan”.

Microsoft Power Point

Materi Tanggal 22 Desember 2009

MICROSOFT POWER POINT

APLIKASI MS POWER POINT

Cara Mengaktifkan MS Power Point

Ada beberapa cara untuk mengaktifkan PowerPoint, di antaranya adalah melalui Start menu dan melalui shortcut di desktop menu. Setelah berhasil diaktifkan, kita akan menemui tampilan lembar kerja MS PowerPoint dengan berbagai bentuk menu yang melengkapinya.

Menu dan Ikon dalam MS PowerPoint

Selain pulldown menu (menu bar) serta toolbar, ada pula beberapa menu jendela (window atau pane) seperti task pane (mulai ada pada MS Office XP), slide pane, dan outline pane. Di sebelah kiri atas terdapat Control  menu untuk mengatur ukuran dan posisi tampilan lembar kerja. Control menu dapat digunakan untuk menutup program aplikasi (Close atau tekan Alt+F4).

Pulldown Menu

Pulldown menu MS PowerPoint terdiri atas menu File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Slide Show, Window, dan Help.

1 File

  1. New           : membuka dokumen baru.
  2. Open         : membuka dokumen yang pernah dibuat.
  3. Close          : menutup dokumen yang sedang aktif.
  4. Save          : menyimpan dokumen.
  5. Save As     : menyimpan dokumen dengan nama/format lain.
  6. Save as Web Page        : menyimpan dokumen sebagai halaman web.
  7. File Search            : pencarian file.
  8. Package for CD : menyimpan presentasi dalam bentuk CD.
  9. Web Page Preview        : melihat tampilan presentasi dalam bentuk halaman web.
  10. Page Setup         : mengatur ukuran dan setting dokumen presentasi.
  11. Print Preview       : tampilan sebelum percetakan.
  12. Print            : mencetak.
  13. Exit : menutup aplikasi PowerPoint.

2 Edit

Pulldown menu Edit berisi menu-menu untuk mengedit/menyunting dokumen yang meliputi hapus slide, copy-paste objek, mencetak dan mem-publish dokumen, undo (membatalkan perintah), serta fasilitas pencarian teks tertentu.

3 View

  1. Normal      : tampilan editing biasa.
  2. Slide Sorter           : tampilan slide berurutan.
  3. Slide Show            : tampilan presentasi.
  4. Notes Page          : tampilan halaman catatan.
  5. Master       : tampilan master slide.
  6. Color/Grayscale : pengaturan mode warna.
  7. Task Pane : tampil/sembunyikan task pane.
  8. Toolbars    : tampil/sembunyikan toolbar.
  9. Ruler           : tampil/sembunyikan mistar.
  10. Grid and Guides            : tampil/sembunyikan garis bantu.
  11. Header and Footer       : pengaturan catatan atas/bawah.
  12. Zoom         : pengaturan ukuran tampilan slide dalam keadaan di edit.

4 Insert

  1. New Slide : menyisipkan slide baru.
  2. Duplicate Slide   : menggandakan slide.
  3. Slide Number       : menyisipkan nomor slide.
  4. Date and Time   : menyisipkan tanggal dan jam.
  5. Symbol      : menyisipkan symbol (dalam teks).
  6. Comment            : menyisipkan komentar.
  7. Slides from Files    : menyisipkan slide dari file presentasi lain.
  8. Slides from Outline         : menyisipkan slide dari file-file RTF.
  9. Picture       : menyisipkan gambar.
  10. Diagram   : menyisipkan diagram yang tersedia.
  11. Text Box    : menyisipkan teks.
  12. Movies and Sounds       : menyisipkan file audio ataupun video.
  13. Chart         : menyisipkan bentuk dan format grafik.
  14. Table         : menyisipkan table.
  15. Object      : menyisipkan objek lain.
  16. Hyperlink   : menyisipkan hyperlink/pautan.

5 Format

  1. Font           : mengatur jenis, ukuran, warna, dan style huruf pada objek teks.
  2. Bullets and Numbering            : mengatur item dan penomoran.
  3. Alignment            : mengatur perataan teks.
  4. Line Spacing        : mengatur spasi teks.
  5. Change Case     : mengatur huruf capital/nonkapital.
  6. Replace Fonts     : mengganti font.
  7. Slide Design         : mengatur desain slide.
  8. Slide Layout         : mengatur layout slide.
  9. Background        : mengatur background.
  10. Object      : mengatur objek.

6 Tools

  1. Spelling      : memeriksa ejaan (asing).
  2. Language                        : memilih setting bahasa.
  3. Compare and Merge Presentation : menggabung presentasi.
  4. AutoCorrect Options               : mengatur koreksi otomatis.
  5. Customize                        : mengatur tampilan toolbar.
  6. Options     : mengatur opsi tampilan aplikasi.

7 Slide Show

  1. View Show           : mengaktifkan slide presentasi.
  2. Set Up Show        : mengatur sifat tampilan slide.
  3. Rehearse Timings           : mengatur waktu tampilan slide.
  4. Record Naration            : merekam narasi.
  5. Action Buttons   : menyisipkan tombol navigasi standar.
  6. Action Settings  : mengatur perintah pada tombol navigasi.
  7. Animation Schemes     : memilih pola animasi tertentu.
  8. Custom Animation       : mengatur animasi secara manual.
  9. Slide Transition    : mengatur transisi slide.
  10. Hide Slide  : menyembunyikan slide agar tidak tampil.
  11. Custom Shows    : mengatur urutan slide yang tampil.

8 Window

Pulldown menu Window digunakan untuk mengatur tampilan beberapa dokumen sekaligus, apakah ditampilkan secara bertingkat (Cascade), pada jendela tersendiri (New Window), atau bersebelahan (Arrange All).

9 Help

Pulldown menu Help digunakan untuk membantu mempelajari penggunaan MS PowerPoint secara praktis. Ketik kata kuncinya, maka akan muncul keterangannya. Menu Help berisi panduan lengkap tentang MS PowerPoint ini.

MEMBUAT PRESENTASI POWERPOINT

Mengatur Teks

Teks dalam MS PowerPoint berada dalam text box. Klik tulisan “Click to add title” dan gantilah tulisan tersebut. Gantilah pula tulisan “Click to add subtitle”. Untuk mengatur jenis huruf (font), ukuran, dan warna huruf, kita bisa memanfaatkan formatting toolbar. Pengaturan huruf dapat juga dilakukan dengan klik teks tersebut kemudian klik pulldown menu Format-Font. Pada kotak dialog Font, kita dapat mengatur jenis huruf, ukuran, style, dan warna huruf kemudian klik OK.

Menambahkan Slide Baru

Penambahan slide baru dapat dilakukan melalui pulldown menu Insert-New Slide atau tekan tombol Ctrl+M pada keyboard secara bersamaan hingga muncul slide kedua. Pada slide kedua tersebut akan terlihat text handler yang bisa kita ganti teksnya.

Menyisipkan Tabel

Tabel dapat disisipkan dengan klik pulldown menu Insert-Table. Selanjutnya akan muncul kotak dialog Insert Table. Tentukan jumlah kolom dan jumlah baris table yang diinginkan kemudian klik OK, maka table tersebut akan menjadi bagian dari presentasi kita.

Menyisipkan Grafik (Chart)

Untuk menyisipkan grafik, klik pulldown menu Insert-Chart, hingga muncul grafik batang dengan sebuah spreadsheet (lembar kerja) seperti MS Excel. Jika kita ubah lembar kerja, otomatis grafik juga akan ikut berubah.

Menyisipkan Clip Art

Clip Art merupakan gambar-gambar yang telah disediakan oleh MS Office. Jika kita klik Insert-Picture-Clip Art, maka kita akan menjumpai tampilan clip art tertentu di area task pane yang bisa kita pilih dengan mengklik clip art tersebut. Jika pada task pane belum terlihat, kita bisa memasukkan gambar yang kita butuhkan. Tampilan clip art dapat diatur dengan mendobel klik clip art tersebut hingga muncul kotak dialog Format Picture dan kita dapat mengatur warna maupun ukuran clip art tersebut.

Menyisipkan From File

Gambar berupa file dari luar dapat disisipkan melalui menu Insert-Picture-From file. Selanjutnya tentukan letak gambar, klik gambar tersebut, kemudian klik klik tombol Insert, maka gambar tersebut akan muncul di slide presentasi kita. Ukuran dan posisi gambar dapat kita atur lagi.

Menyisipkan Suara

Efek audio dapat disisipkan melalui pulldown menu Insert-Movie and Sound-Sound from File. Tentukan lokasi (browse) dan nama file suara yang akan dimasukkan. Pilih Automatically jika kita ingin suara itu otomatis dimainkan pada saat slide muncul. Pilih opsi When clicked jika kita ingin suara dimainkan setelah ikonnya (berbentuk loudspeaker) diklik.

Menyisipkan Movie (Video)

Movie atau gambar dinamis dapat disisipkan melalui pulldown menu Insert-Movie and Sound-Movie from File. Tentukan lokasi (browse) dan nama file movie yang akan dimasukkan. Pilih Automatically jika kita ingin movie itu otomatis dimainkan pada saat slide muncul. Pilih opsi When clicked jika kita ingin movie dimainkan setelah ikonnya diklik. Movie menempel pada slide, untuk mengatur movie, klik kanan pada movie lalu pilih Edit Movie Object. Klik opsi yang sesuai kemudian klik OK.

Menyisipkan Diagram

Diagram dapat disisipkan melalui pulldown menu Insert-Diagram. Dalam digram gallery memuat beberapa bentuk diagram, yaitu organization chat, circle diagram, radial diagram, target diagram, venn diagram, dan pyramid diagram. Klik salah satu bentuk, missal organization chart kemudian klik OK. Kita dapat memodifikasi diagram itu dengan klik kanan pada diagram. Kita dapat menambahkan coworker, subordinate, atau assistant.

Slide Design, Slide Layout, dan Color Scheme

Untuk mengatur tampilan slide, baik dalam hal tata letak (layout), background, dan pola warna, kita dapat menggunakan pola yang telah tersedia dalam bentuk template. Untuk mengatur tata letak teks dan objek, dapat digunakan template slide layout. Untuk mengatur model desain dan pewarnaan dapat digunakan slide design dan color scheme.

Ketiga template di atas dapat diakses melalui task pane. Slide layout dan slide design dapat juga diakses melalui pulldown menu Format.

Kita bisa mengatur layout yang berbeda untuk tiap slide karena pola layout yang dipilih diterapkan pada slide yang aktif. Kita juga dapat mengatur beberapa slide sekaligus dengan menyeleksi (Ctrl+klik) ikon slide pada slide pane terlebih dahulu.

Pengaturan menggunakan slide design juga dapat kita lakukan baik melalui pulldown menu Format maupun menu pada task pane. Pola design ini meliputi design background dan pewarnaan (color scheme).

Pola desain yang dipilih dapat diterapkan pada slide yang sedang aktif saja (Apply to Selected Slide) atau pada semua slide (Apply to All Slides).

Slide Transition

1        Mengatur Efek Transisi Slide

  1. Klik slide (pada outline pane).
  2. Klik pulldown menu Slide Show-Slide Transition. Menu animasi akan muncul di area task pane.
  3. Klik menu animasi (missal Fade in all).

2            Mengatur Durasi Persentasi dengan Menu Slide Transition

  1. Klik slide (pada outline pane).
  2. Klik pulldown menu Slide Show-Slide Transition. Kotak menu Slide Transition terlihat di area task pane.
  3. Pada menu Advanced slide, klik kotak di sebelah opsi Automatically after, kemudian ketikkan durasi yang kita diinginkan. Jika opsi On mouse click juga terseleksi, saat kita klik, tampilan slide akan tetap berpindah ke tempilan berikutnya walaupun durasi yang ditentukan belum habis.

Custom Animation

Desember 12, 2009

Microsoft Excel (lanjutan)

Filed under: Materi Kuliah TI — Tag:, , — pkpgsdunsc409 @ 9:56 am

Materi Tanggal 03 Desember 2009

DAFTAR KARYAWAN
NIP NAMA GOL GAJI POKOK TUNJANGAN PAJAK GAJI BERSIH
K001 Budi 2 1000000 300000 130000 1170000
K002 Joko 1 800000 200000 100000 900000
K003 Tono 4 1400000 500000 228000 1672000
K004 Susi 3 1200000 400000 192000 1408000
K005 Jacky 2 1000000 300000 130000 1170000
K006 Vera 3 1200000 400000 192000 1408000
K007 Ayu 3 1200000 400000 192000 1408000
K008 Aman 4 1400000 500000 228000 1672000
DAFTAR GAJI GOLONGAN
GOL GAJI POKOK TUNJANGAN PAJAK
1 800,000 200,000 10%
2 1,000,000 300,000 10%
3 1,200,000 400,000 12%
4 1,400,000 500,000 12%

Tabel di atas merupakan hasil penghitungan menggunakan fungsi VLOOKUP, yaitu fungsi yang digunakan untuk membaca tabel data yang disusun secara tegak lurus (vertikal).

Untuk menghitung GAJI POKOK, menggunakan fungsi LOOKUP, caranya:

  • Klik fx, pada function pilih VLOOKUP, lalu OK
  • Pada lookup_value isi C4
  • Pada table_array isi A15;D18
  • Pada col_index_num isi 2
  • Klik OK

Untuk mengcopy hasil ke bawah, rumus perlu ditambah dengan “$”, sehingga menjadi:

=VLOOKUP (C4;$A$15; $D$18; 2)

Keterangan:

  • C4 merupakan alamat sel Golongan
  • A15 merupakan alamat sel bagian awal dari tabel Daftar Gaji Golongan
  • Angka 2 pada col_index_num merupakan nomor kolom dari Gaji Pokok pada tabel 2 yang dijadikan dasar hasil penghitungan

Untuk menghitung besar TUNJANGAN, caranya sama dengan cara menghitung besar GAJI POKOK. Hanya saja, pada col_index_num diisi 3, karena merupakan nomor kolom dari Tunjangan pada tabel 2 yang dijadikan dasar penghitungan.

Untuk menghitung besar PAJAK, caranya sama dengan di atas, tetapi pada col_index_num diisi 4, karena merupakan nomor kolom dari Pajak pada tabel 2 yang dijadikan dasar penghitungan. Kemudian f(x)=(gaji pokok+tunjangan)*hasil vlookup, lalu Enter. Maka akan diperoleh hasil dari Pajak.

Untuk menghitung GAJI BERSIH, digunakan rumus:

=(gaji pokok+tunjangan)-pajak

DAFTAR KARYAWAN
NIP NAMA GOL GAJI POKOK TUNJANGAN PAJAK GAJI BERSIH
K001 Budi 2 1000000 300000 130000 1170000
K002 Joko 1 800000 200000 100000 900000
K003 Tono 4 1400000 500000 228000 1672000
K004 Susi 3 1200000 400000 192000 1408000
K005 Jacky 2 1000000 300000 130000 1170000
K006 Vera 3 1200000 400000 192000 1408000
K007 Ayu 3 1200000 400000 192000 1408000
K008 Aman 4 1400000 500000 228000 1672000
DAFTAR GAJI GOLONGAN
GOL 1 2 3 4
GAJI POKOK 800,000 1,000,000 1,200,000 1,400,000
TUNJANGAN 200,000 300,000 400,000 500,000
PAJAK 10% 10% 12% 12%

Tabel di atas merupakan hasil penghitungan menggunakan fungsi HLOOKUP. Fungsi tersebut digunakan untuk membaca tabel yang disusun secara mendatar (horizontal). Cara penghitungannya sama dengan cara penghitungan fungsi VLOOKUP, hanya berbeda vertikal dan horizontalnya saja.

DAFTAR PENJUALAN BARANG
TANGGAL TOKO1 TOKO2 TOKO3
1/1/2009 150 130 190
1/2/2009 160 130 200
1/3/2009 170 150 220
1/4/2009 130 180 210
1/5/2009 130 200 190
1/6/2009 190 220 180
1/7/2009 120 140 170
1/8/2009 120 140 190
1/9/2009 200 160 190
1/10/2009 200 190 180

Grafik di atas merupakan grafik yang dibuat dengan berdasarkan data dari tabel. Cara menyisipkan grafik (chart) adalah:

  • Klik Insert, pilih Chart
  • Pilih Chart Type, lalu Next
  • Pada Data Range, blok lah tabel, lalu beri tanda pada Columns dan klik Next
  • Isi Chart Title dengan judul grafik
  • Isi Category (X) Axis dengan Tanggal
  • Isi Value (Z) axis dengan Jumlah, lalu Next
  • Beri tanda pada As object in lalu Finish

Maka akan diperoleh sebuah grafik sesuai dengan data yang ada pada tabel.

Microsoft Excel (lanjutan)

Filed under: Materi Kuliah TI — Tag:, — pkpgsdunsc409 @ 9:50 am

Materi Tanggal 01 Desember 2009

Pada pertemuan kuliah tanggal 01 Desember, Pak Yudianto Sujana memberikan latihan kepada mahasiswa tentang penggunaan fungsi logika.

Rumus-rumus yang digunakan dalam penghitungan latihan tersebut antara lain:

  • =IF(AND(D18<1000); “MOTOR”; IF(AND(D18>1000); “MOBIL”))
  • =IF(AND(D18>0; D18<=200; E18*5%; IF(AND…………..IF(AND(D18>5000; E18*100%; “ERROR”))))))
  • =(E18*55%)+(E18*200%)+F18+E18
  • =G18+(G18*25%)

Dalam pertemuan ini, dikenalkan juga penggunaan fungsi COUNTIF. Untuk menggunakan fungsi COUNTIF caranya:

  • Klik fx (insert function)
  • Pada Category pilih All, lalu pada Function pilih Countif, klik OK
  • Pada Range, isilah alamat range yang akan dihitung, misalnya C18:C22
  • Pada Kriteria isi misalnya “MOBIL”, lalu OK
  • Maka hasilnya akan terhitung berapakah jumlah mobil secara keseluruhan

November 21, 2009

Microsoft Excel Lanjutan

Filed under: Materi Kuliah TI — Tag:, — pkpgsdunsc409 @ 9:39 am

Materi Tanggal 19 November 2009

MICROSOFT EXCEL LANJUTAN

Fungsi Statistika

Ada beberapa fungsi statistika yang sering digunakan pada saat bekerja dengan M. Excel. Fungsi-fungsi yang dimaksud antara lain:

  1. =SUM(range)                   : menjumlahkan data dalam range
  2. =AVERAGE(range)           : mencari rata-rata data dalam range
  3. =MAX(range)                   : mencari data tertinggi dalam range
  4. =MIN(range)                   : mencari data terendah dalam range
  5. =COUNT(range)               : mencari banyaknya data dalam range

 

Untuk menuliskan rumus pada sel ada beberapa cara:

  1. Menuliskan secara manual pada sel yang akan memuat hasil penghitungan. Misalnya =SUM(C4:C10), kemudian klik Enter.
  2. Letakkan kursor pada sel. Klik menu Insert, pilih Function. Pada Select a function, tentukan pilihan fungsi yang akan dipakai, lalu klik OK.

 

Untuk mengganti rumus, ada 2 cara:

  1. Klik dua kali pada sel, kemudian ganti rumus.
  2. Klik pada alamat sel bagian atas (insert function).

 

Fungsi Logika

Untuk menulis suatu ekspresi logika, digunakan beberapa tanda operasi:

  1. =        : sama dengan
  2. <        : lebih kecil daripada
  3. >        : lebih besar daripada
  4. <=       : lebih kecil atau sama dengan
  5. >=       : lebih besar atau sama dengan

 

Fungsi =IF

Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai dari satu logika yang diuji kebenarannya.

Untuk menuliskan fungsi ini, caranya:

  1. Klik pada insert function(fx).
  2. Pada select a function pilih IF, lalu OK.
  3. Muncul sebuah kotak dialog, pada Logical_test: isikan syarat yang dipergunakan. Misalnya C4 >=60.
  4. Pada Value_if_true: isikan pilihan pertama. Misalnya “Lulus”.
  5. Pada Value_if_false: isikan pilihan kedua. Misalnya “Tidak Lulus”.
  6. Klik OK.
  7. Agar tidak perlu menulis kembali rumusnya, untuk sel yang lain, cukup men-drag hasil dari sel pertama.

Selain menggunakan fungsi =IF, untuk fungsi yang mempunyai pilihan banyak, dapat digunakan fungsi =IF(AND). Untuk cara penulisannya, langkah-langkahnya sama dengan penulisan fungsi =IF. Secara lebih jelasnya, terdapat sebuah contoh fungsi =IF(AND) berikut ini:

 

=IF(AND(C4 >=80;C4<=10);”A”;IF(AND(C4 >=70;C4<80);”B”;IF(AND(C4 >=60;C4<70);”C”;IF(AND(C4 >=0;C4<60);”D”;”ERROR”))))

November 14, 2009

Microsoft Excel

Filed under: Materi Kuliah TI — Tag:, , , , , — pkpgsdunsc409 @ 10:47 am

Materi Tanggal 12 November 2009

 

MICROSOFT EXCEL

 

Pengertian dan Fungsi M. Excel

  • Suatu program atau aplikasi yang berjalan di bawah sistem operasi Windows yang berfungsi untuk pengolahan angka dan data.
  • M. Excel biasa disebut dengan spreadsheet atau lembar sebar, karena memang fungsinya sebagai pengolah data dan angka.
  • Sampai dengan versi 2003, mempunyai 256 kolom yang dimulai dari huruf A sampai dengan huruf IV dan mempunyai 65536 baris.
  • M. Excel identik dengan tabel, karena tersusun atas kolom dan baris sebagai tampilan dasarnya.
  • Kolom adalah bagian vertikal dari sebuah tabel.
  • Baris adalah bagian horizontal dari sebuah tabel.
  • Range adalah kumpulan dari beberapa sel yang dibatasi oleh alamatsel (blok) tertentu.
  • Secara umum, pada saat membuka atau membuat file baru dalam Excel akan disediakan 3 buah sheet yang namanya diletakkan pada bagian kiri di bawah worksheet.

 

Kita dapat bekerja pada sheet mana saja dan dapat melakukan pengelolaan sheet seperti: mengganti nama sheet, menyisipkan sheet, menghapus sheet, memindahkan sheet, dan menyalin sheet.

 

Mengganti Nama Sheet

Penggantian nama sheet ke nama tertentu biasanya dapat mempercepat dan memudahkan ingatan terhadap pekerjaan yang beraneka ragam bentuk dan jenisnya. Langkah-langkahnya:

  • Aktifkan nama sheet yang akan diganti.
  • Klik kanan pada sheet kemudian pilih Rename.
  • Ketikkan nama sheet yang baru.
  • Tekan Enter.

 

Menghapus Sheet

Langkah-langkah menghapus sheet adalah:

  • Klik kanan pada sheet yang akan dihapus.
  • Pilih Delete.

 

Menyisipkan/Menambah Sheet Baru

Langkah-langkah menyisipkan/menambah sheet adalah:

  • Klik kanan pada sheet.
  • Pilih Insert.
  • Pada General pilih Worksheet.
  • Klik OK.

 

Menyalin Data Antar Sheet

Langkah-langkah menyalin data antar sheet adalah:

  • Klik kanan pada sheet yang berisi data.
  • Pilih Move or Copy.
  • Pilih sheet yang akan dikirimi data.
  • Klik OK.

 

Memindahkan Urutan Sheet

Untuk memindahkan urutan sheet, cukup dengan melakukan drag pada sheet yang akan dipindahkan.

 

Memberi Warna Pada Sheet

Langkah-langkah untuk memberikan warna pada sheet adalah:

  • Klik kanan pada sheet yang akan diberi warna.
  • Pilih Tab Color.
  • Tentukan warna yang diinginkan, kemudian klik OK.

 

Mencapai Ujung Kolom dan Baris Excel dengan Cepat

  • Untuk dapat sampai di kolom paling ujung dari Excel, pada keyboard tekan arah panah ke kanan bersamaan dengan huruf N.
  • Untuk dapat sampai di baris paling ujung dari Excel, pada keyboard tekan arah panah ke bawah bersamaan dengan huruf N.

 

Menuliskan Data pada Excel

  • Untuk menuliskan data pada sel, dilakukan dengan cara biasa yaitu mengetikkan/memasukkan data ke dalam sel.
  • Untuk mengedit data dalam sel, sebelumnya tekan F2 pada keyboard agar kata dalam sel tidak hilang.

 

Memperlebar atau Mempersempit Kolom dan Baris

  • Untuk memperlebar dan mempersempit kolom atau baris, cukup dengan melakukan drag and drop pada kolom dan baris yang akan diperlebar/dipersempit.
  • Untuk memperlebar/mempersempit kolom dan baris sesuai dengan isi data pada sel, letakkan mouse pada perbatasan sel sampai mouse berubah bentuk menjadi +. Kemudian lakukan double klik.

 

Memformat Data pada Excel

  • Untuk membuat tulisan berada di tengah (dalam sel yang horisontal), blok tulisan dengan semua sel yang membatasinya. Klik Merge and Center pada toolbar formating.
  • Untuk membuat tulisan berada di tengah (dalam 2 sel atau lebih secara menurun), blok tulisan dengan semua sel yang membatasinya. Klik kanan lalu pilih Format Cells→Allignment→pada Horizontal ubah menjadi Center→pada Vertical ubah menjadi Center→pada Text Control berilah tanda→OK.
  • Untuk membuat tulisan yang terdiri dari dua kata atau lebih menjadi terpisah/berada pada sel yang berbeda secara menurun, langkahnya: blok tulisan dengan sel yang membatasinya (sel yang berada di bawah tulisan)→klik kanan pilih Format Cells→Allignmet→pada Horizontal ubah menjadi Center→pada Vertical ubah menjadi Center→pada Text Control dan Wrap Text berilah tanda→OK.
  • Untuk membuat nomor urut tanpa harus menulis manual, langkahnya: tulis angka yang menjadi awal→enter lalu kembali ke sel awal→pilih menu Edit→Fill pilih Series→pada Series in pilih di antara Rows (nomor per baris) atau Columns (nomor per kolom)→pada Type pilih Linear→pada Step Value berisi nomor awal→pada Stop Value berisi nomor terakhir→klik OK.
  • Untuk memberi garis pada tabel, langkahnya: blok tabel→klik kanan pilih Format Cells→Border→pada Preset pilih Outline dan Inside→pada Line pilih style→pada border pilih garis→klik OK.
  • Untuk memberi warna pada tabel, langkahnya: blok tabel→klik kanan pilih Format Cells→Patterns→pada Color pilih warna→pada Pattern pilih pola→klik OK.
  • Untuk format penulisan angka, yaitu memberi tanda pada ribuan, langkahnya: blok sel yang berisi angka yang akan diformat→klik kanan pilih Format Cells→Number→pada Category pilih Number→tentukan angka decimal pada Decimal Places→beri tanda pada Use 1000 separator (,)→klik OK.
  • Untuk memberi simbol Rp (rupiah) pada harga, langkahnya: : blok sel yang berisi angka yang akan diformat→klik kanan pilih Format Cells→Number→pada Category pilih Currency→tentukan angka decimal pada Decimal Places→pada Symbol pilih Rp (Indonesian) →klik OK.

 

Memasukkan Formula

M. Excel sering digunakan untuk membuat lembar kerja yang banyak menggunakan perhitungan maupun pengujian isi suatu sel lembar kerja. Dalam melakukan perhitungan maupun pengujian tersebut, rumus yang banyak dipakai adalah rumus matematika, rumus statistika, dan operator logika.

Beberapa operator matematika yang sering digunakan untuk melakukan perhitungan, antara lain:

  • + (plus)        = penjumlahan
  • – (minus)       = pengurangan
  • * (kali)         = perkalian
  • / (bagi)        = pembagian
  • ^ (pangkat)   = pemangkatan

Untuk menggunakan semua fungsi di dalam Excel, kita harus mengawalinya dengan tanda sama dengan ( = ). Proses penghitungan dilakukan dengan cara mendahulukan derajat penghitungan yang lebih tinggi, yaitu perkalian dan pembagian dihitung lebih dahulu daripada penjumlahan dan pengurangan.

 

Menggunakan Alamat Relatif dan Absolut

Alamat sel relatif adalah alamat sel yang berisikan data formula (rumus), yakni data di dalam suatu sel yang diperoleh dengan memasukkan rumus. Data formula bila dilihat pada worksheet akan tampak berupa angka, tetapi apabila dilihat pada formula bar yang terlihat adalah rumusnya.

Alamat absolut adalah alamat sel lembar kerja yang bersifat tetap. Bila dilakukan pengopian atau pemindahan lembar kerja maka sel tersebut tidak akan bergeser (tetap pada tempatnya).

Older Posts »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.